Bahaya Motor Injeksi Tanpa Busi Resistor

Thursday, November 24th, 2016 - Artikel, Artikel Otomotif

Bahaya Motor Injeksi Tanpa Busi Resistor – Sepeda motor dengan sistem injeksi mempunyai spesifikasi busi berbeda dengan sepeda motor konvensional atau sepeda karburator. Jika salah dalam pemakaian busi, akibatnya akan sangat fatal.

Bahaya Motor Injeksi Tanpa Busi Resistor

Bahaya Motor Injeksi Tanpa Busi Resistor

Bahaya Motor Injeksi Tanpa Busi Resistor (Sumber Gambar : buyhatke)

Sepeda Motor dengan sistem injeksi bekerja lewat engine control unit atau ECU yang mengharuskan pemakain busi yang dilengkapi dengan resistor atau busi yang mempunyai kode (R). Resistor pada busi berfungsi guna menyaring gelombang elektormagnet dari percikan api.

Percikan api dari busi menghasilkan radiasi atau gelombang elektromagnetik. Apabila arus yang keluar tanpa diredam oleh resistor dapat menggangu sistem sensor dan merusak kerja dari ECU pada sepeda motor.

Sepeda motor dengan sistem injeksi yang mempergunakan busi tanpa dilengkapi resitor akan mengakibatkan efek penolakan arus bolak-balik sinusoid atau sering disebut dengan impedansi. Meskipun motor tetap dapat dihidupkan seperti biasa, tetapi kondisi pada pengapiannya tidaklah normal.

Ketika pertama memakai busi tanpa resistor tidak akan terasa efeknya. Setelah lama barulah akan mulai gejalanya, semisal settingan motor yang mendadak tersendat-sendat, tarikan dari motor yang menjadi drop, hingga sistem sensor serta elektronik yang tidak bekerja.

Sebagain dari motor modern sudah terdapat tanda engine chek ketika busi tidak sesuai, jika diabaikan terus-menerus pada jangka waktu sampai berbulan-bulan. ECU akan jebol.

Bahaya Motor Injeksi Tanpa Busi Resistor | Rudiyanto | 4.5