Bahaya Salah Penerapan Oli Mesin

Tuesday, May 23rd, 2017 - Artikel, Artikel Otomotif

Bahaya Salah Penerapan Oli Mesin – Oli merupakan salah satu komponen yang sangat vital untuk kendaraan apapun, termasuk kendaraan roda empat alias mobil. Kekentalan oli bahkan haruslah disesuaikan, dan sudah diatur oleh produsen atau pabrikan dan dapat dilihat di Buku Manual setiap produk.

Bahaya Salah Penerapan Oli Mesin

Bahaya Salah Penerapan Oli Mesin (Sumber Gambar : flickr)

Apabila oli yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasinya, semisal terlalu kental ataupun terlalu cair, hal tersebut bisa berakibat buruk. Dari beberapa gejala, yang paling enteng adalah munculnya gejala “ngeletrek”, sampai yang paling parah adalah bisa menyebabkan mesin jebol. Kemudian bisa overheat, begitu mesin overheat mobil tentu akan mogok.

Supaya analoginya lebih mudah, diibaratkan mesin mobil sebagai pintu. Pintu yang mempunyai engsel namun tidak diberi pelumas ataupun salah pelumasnya, bisa panas bila dipegang, bahkan dapat menimbulkan suara yang berisik. Dan hal tersebut juga bisa terjadi pada bagian dalam mesin.

Oli mesin yang tidak sesuai dengan spesifikasinya akan menyebabkan friksi atau gesekan mesin yang semakin besar. Dan bila friksi tersebut terjadi secara terus menerus, maka ketika itulah mesin mobil akan jebol. Hal yang sama juga bisa terjadi apabuka oli mesin jarang diganti.

Umumnya yang akan mengalami kerusakkan pertama kali adalah pada gasket. Dari sana, kemungkinan besar akan merembet menuju silinder head yang menjadi bengkok. Piston pun bisa macet serta pecah.

Serta yang paling parah bila sedang dalam kecepatan tinggi, sekitar di atas 140 km per jam gitu, mesin bisa bolong. Oleh karena itu, guna menghindari sejumlah masalah tersebut, disarankan supaya pemilik mobil secara rutin mengganti oli yang sesuai dengan spesifikasi dari produsen atau pabrikan.

Bahaya Salah Penerapan Oli Mesin | Rudiyanto | 4.5