Dampak Penggunaan Knalpot Racing Pada Mesin Standar

Tuesday, November 29th, 2016 - Artikel, Artikel Otomotif

Dampak Penggunaan Knalpot Racing Pada Mesin Standar – Beberapa pemilik dari sepeda motor yang kurang puas terhadap performa tunggangannya bisa saja melakukan modifikasi. Salah modifikasi yang sering diterapkan adalah dengan mengganti knalpot standar dengan menggunakan knalpot racing.

Dampak Penggunaan Knalpot Racing Pada Mesin Standar

Dampak Penggunaan Knalpot Racing Pada Mesin Standar

Dampak Penggunaan Knalpot Racing Pada Mesin Standar (Sumber Gambar : youtube)

Akan tetapi apakah benar, performa dari sepeda motor bisa naik cuma dengan mengganti knalpot tanpa perubahan apapun pada bagian mesin?

Apabila mesin masih standar, dampak terhadap performa sepeda motor tidak akan terasa. Bisa saja modifikasi tersebut justru membebani mesin motor. Dan Bisa saja lebih boros dan juga mesin cepat panas. Hanya saja memang tidak spontan terasanya. Perlahan-lahan, standar servis besar pada kisaran dua tahun sekali, menjadi hanya setahun sekali.

Dengan demikian, jika memang mau mengganti knalpot standar dengan knalpot racing, sebaiknya mesin juga dimodifikasi lagi. Seperti porting polish, atau mengubah celah pada klep, serta memperbesar spuyer.

Akan tetapi lebih baik pilihlah seher, klep, kampas, yang standar saja. Lebih baik lagi main per kopling dan pengapian. Itu dirasa sudah cukup, baik untuk penggunaan harian ataupun touring.

Angka per kopling mengalami kenaikan sedikit. Semisal dari yang standarnya 0,26 menjadi 0,28. Dan juga, pengapian kompresinya ditingkatkan. Jadi api yang keluar menjadi biru semua, tak lagi berwarna merah. Itu merupakan kompresi padat. Ada baiknya konsultasikan dengan mekanik yang sudah dipercaya untuk menghasilkan sepeda motor yang layak pakai.

Dampak Penggunaan Knalpot Racing Pada Mesin Standar | Rudiyanto | 4.5