Dampak Penggunaan Spacer Atau Adaptor

Wednesday, October 5th, 2016 - Artikel, Artikel Otomotif

Dampak Penggunaan Spacer Atau Adaptor РPenggunaan spacer atau adaptor Velg wajar bila hanya ingin mobil terlihat lebih bergaya. Kedua peranti ini berfungsi untuk menambah wheel track supaya ban lebih menonjol ke luar bodi. Perbedaannya, spacer dipasang pada dudukan baut roda sebelum ban dipasang. Ketebalan terbatas dikarenakan perlu disesuaikan dengan panjang baut roda. Sementara itu, bagi adaptor lebih fleksibel dikarenakan peranti tersebut diikat di lubang baut.

Dampak Penggunaan Spacer Atau Adaptor Pada Velg Mobil

Dampak Penggunaan Spacer Atau Adaptor

Dampak Penggunaan Spacer Atau Adaptor (Sumber Gambar : autobild)

Penggunaan kedua peranti tersebut bukannya tanpa resiko. Dampak penggunaan spacer atau adaptor tersebut mempengaruhi handling pada mobil. Karena langkah tersebut sama sekali tak mengubah titik pivot point roda pada saat berbelok.

Efek yang paling berasa adalah susahnya mobil melakukan manuver tajam, semisal melakukan U Turn. Pada saat mobil memasuki tikungan semacam ini ban akan bergerak keluar yang dapat menyebabkan radius putar jadi lebih lebar.

Pada tiap velg mempunyai sejumlah lubang baut yang terdapat di bagian tengah. Jarak pada setiap lubang baut biasanya disebut PCD atau singkatan dari Pitch Circle Diameter.

PCD umumnya mempunyai tanda dengan rumusan 4 x 100 dan artinya Velg tersebut mempunyai empat lubang baut dengan jarak 100 mm di sekitarnya. Contoh yang lain, 5 x 114,3 yang artinya Velg dengan rumus ini mempunyai 5 lubang baut dengan jarak tiap lubang adalah 114,3 mm.

Di pasaran tersedia Velg single PCD dan multi PCD. Untuk Velg multi PCD lebih fleksibel dikarenakan dapat dipergunakan pada dua mobil beserta baut ban yang berbeda. Velg multi PCD misalnya, velg tersebut mempunyai lubang baut yang 2 kali lebih banyak dikarenakan menggabungkan PCD 4 x 100 serta 4 x 114,3 dan 5 x 100 dan 5 x 108.

Dampak Penggunaan Spacer Atau Adaptor | Rudiyanto | 4.5