Kelebihan dan Kekurangan Transmisi Torque Converter

Friday, December 23rd, 2016 - Artikel, Artikel Otomotif

Kelebihan dan Kekurangan Transmisi Torque Converter – Transmisi Torque Converter mempunyai komponen atau bagian utama berupa planetary gear unit atau gir planet, kontrol hidrolik atau hydraulic control unit serta torque converter. Biasanya, komputer transmisi secara otomatis bisa membaca situasi berkendara dari cara-cara pengemudi menginjak pedal gas.

Kelebihan dan Kekurangan Transmisi Torque Converter  Mobil

Kelebihan dan Kekurangan Transmisi Torque Converter

Kelebihan dan Kekurangan Transmisi Torque Converter (Sumber Gambar : eng.kapz.cz)

Sebagai contoh, pada saat pengemudi memacu mobil dengan rileks, perseneling akan berpindah pada putaran tiga ribu rpm. Namun apabila pengemudi berkendara dengan cukup agresif, komputer akan memposisikan gigi yang lebih rendah supaya tenaga besar dan juga putaran mesin yang tinggi bisa dicapai. Permasalahan dari engine braking bisa dihindari dengan terdapatnya mode manual pada transmisi otomatis modern.

Keunggulan yang dipunyai oleh transmisi Torque Converter adalah perawatannya yang lebih mudah daripada jenis CVT ataupun jenis dual clutch. Akan tetapi, transmisi Torque Converter mempunyai kekurangan, yaitu perpindahan gigi yang tidaklah sehalus transmisi CVT. Transmisi Torque Converter lebih ringan dari transmisi dual clutch tetapi lebih berat dari transmisi CVT. Kekurangan lain dari transmisi torque converter adalah boros konsumsi bahan bakar.

Transmisi jenis Torque Converter ini diaplikasikan pada sejumlah mobil matic, diantaranya pada mobil Honda Jazz GE8, mobil Toyota Yaris, mobil Suzuki Ertiga, mobil Daihatsu Sirion, mobil Chevrolet Spin, Mazda 2 dan mobil lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Transmisi Torque Converter | Rudiyanto | 4.5