Memilih Rute Terbaik Saat Mudik

Tuesday, January 3rd, 2017 - Artikel, Artikel Otomotif

Memilih Rute Terbaik Saat Mudik – Anda mungkin saja sudah hafal rute menuju kampung halaman. Tetapi jangan anggap sepele dan mengurangi kewaspadaan pada rute tersebut saat mudik ke kampung halaman pada saat libur panjang atau libur hari raya.

Tips Memilih Rute Terbaik Saat Mudik

Memilih Rute Terbaik Saat Mudik

Memilih Rute Terbaik Saat Mudik (Sumber Gambar : republika)

Ada baiknya Anda yang akan mudik memperhatikan sejumlah tips dari Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kementerian Perhubungan untuk memilih rute terbaik saat mudik.

Pertama, pilihlah rute yang dirasa paling dekat dan sudah pernah Anda lewati, sehingga Anda yakin mengenai kondisi dan juga situasinya. Jika terpaksa memilih rute yang dirasa lebih jauh, semisal karena terhadang oleh kemacetan yang parah, sebaiknya Anda membawa orang yang sudah mengetahui rute tersebut. Cara lainnya yaitu mempunyai peta yang lengkap, namun akan lebih baik lagi bila Anda membawa kompas atau perangkat navigasi yang terdapat pada ponsel namun harus yang paling update.

Kedua, berhati-hati pada lubang jalanan atau gundukan. Meskipun tahun sebelumnya Anda tidak menemukannya, bukan berarti keadaannya akan sama terjadi pada saat Anda mudik. Saat melewati lubang, umumnya mobil akan kehilangan salah satu kemampuan untuk berpijak, sehingga beban dari mobil yang biasanya ditanggung pada empat titik, kini cuma tiga titik. Walhasil, keseimbangan menjadi berkurang, apalagi jika Anda melaju dengan kecepatan yang tinggi. Maka, berhati-hatilah.

Ketiga, cermatilah semua rambu-rambu yang menunjukkan atau mengindikasikan perbaikan jalan, karena umumnya rambu tersebut tidak jauh dari tempat proyek. Bahkan, kadang rambu telah diganti oleh pekerja proyek yang menggunakan lampu senter.

Keempat, kenalilah karakteristik rute. Sebagai contoh, pada jalur Pantura kerap kali menyusul kendaraan lain pada sisi kiri. Dikarenakan truk-truk sengaja pada jalur kanan dan tidak ingin berpindah. Akan tetapi, ketika menyalip dari lajur kiri, harus berhati-hati dengan kendaraan kecil seperti becak, sepeda motor, dan pejalan kaki.

Kelima, samakan kecepatan dengan marka yang tercantum di jalan. Harus diingat, pengemudi yang cenderung agresif bisa meningkatkan konsumsi BBM sebesar 30 persen, termasuk ketika memacu mobil pada kecepatan diatas 100 kilometer per jam.

Keenam, Apabila Anda membawa mobil sendiri pada jalan yang tidak ada lampu penerangan, jangan ragu memakai lampuh jauh. Karena, kondisi yang terang-benderang secara psikologis membangkitkan rasa aman dan juga menurunkan niat sejumlah pelaku kejahatan.

Memilih Rute Terbaik Saat Mudik | Rudiyanto | 4.5