Mengemudi Pada Cuaca Berkabut

Tuesday, August 2nd, 2016 - Artikel, Artikel Otomotif

Mengemudi Pada Cuaca Berkabut – Keadaan Cuaca yang berkabut atau kabut asap yang sering melanda sebagian wilayah Indonesia khususnya pulau Sumatera tentunya akan membuat pengemudi terganggu bahkan pengemudi harus ekstra konsentrasi pada cuaca seperti ini. Selain mengganggu jarak pandang, tentunya kondisi ini akan mengganggu kestabilan udara yang dihirup oleh pengemudi. Mau tidak mau pengemudi harus berkendara menembus gumpalan kabut karena harus melakukan aktifitas pekerjaan yang tidak mau terbengkalai. Bagaimana cara mengatasinya. Ikutilah tips dari kami cara Mengemudi Pada Cuaca Berkabut.

Mengemudi Pada Cuaca Berkabut

Mengemudi Pada Cuaca Berkabut (Sumber Gambar : Team bhp)

Tips Mengemudi Pada Cuaca Berkabut

Berikut adalah beberapa saran yang harus dilakukan dalam mengemudi pada cuaca berkabut, antara lain:

  • Tutup dengan rapat jendela mobil Anda, hidupkan sirkulasi AC putaran udara cukup didalam interior mobil, tujuannya supaya mata pengemudi dan pernapasan pengemudi jauh dari gangguan asap dari luar mobil.
  • Perlambat kecepatan diantara 20 km/jam dari kecepatan biasanya. hal ini bertujuan supaya pengemudi dapat membaca situasi dan potensi bahaya. Sehingga bisa melakukan tindakan menghindar dari bahaya secara aman dan tidak tergesa-gesa.
  • Berkendara dengan santai dan relax, pastikan pengemudi dalam keadaan nyaman, tidak panik oleh kondisi kabut, dengan itu pengemudi diharapkan bisa fokus dalam menembus kabut asap.
  • Nyalakan lampu malam kendaraan, hal ini bertujuan supaya sinar lampu kendaraan bisa menembus kabut asap dan pengemudi bisa terlihat oleh pengguna jalan lain. Sehingga komunikasi bisa berjalan dengan baik. Dihimbau untuk tidak menggunakan lampu Hazard dengan alasan apapun, dikarenakan lampu hazard tidak membantu pengendara menerangi jalanan didepannya. Jika jarak pandang sudah tidak memenuhi syarat lebih baik menepi.
  • Berkomunikasi dengan pengguna jalan lain, pakai sarana komunikasi seperlunya, seperti: klakson serta lampu dimmer dan juga lampu rem untuk bekomunikasi dengan kendaraan yang berada dibelakang.
  • Lakukan managing perjalanan dengan matang, pastikan arah dan jalur yang safety, pastikan juga emosi pengendara dalam kondisi yang stabil.

Berkendara dengan teknik Defensive pada cuaca berkabut sangat disarankan, artinya pengendara harus mempunyai sifat proaktif, yaitu mempunyai toleransi yang besar pada pengguna jalan lain, selalu menjaga jarak aman, waspada dengan segala kondisi yang terburuk dan menjaga keselamatan si pengemudi itu sendiri, penumpang serta pengguna jalan lain.

Mengemudi Pada Cuaca Berkabut | Rudiyanto | 4.5