Patokan Mengganti Oli Mesin Mobil

Friday, January 6th, 2017 - Artikel, Artikel Otomotif

Patokan Mengganti Oli Mesin Mobil – Banyak dari pemiilik mobil yang masih merasa kebingungan kapankah saat yang tepat mengganti oli mesin. Rata-rata produsen menganjurkan pergantian oli berdasar seberapa jauh jarak sudah di tempuh oleh mobil tersebut. Pada mobil keluaran baru, umumnya angka yang dianjurkan adalah 10.000 kilometer, sedangkan untuk mobil yang cukup lawas pada kisaran 5.000 kilometer.

Oli merupakan jantung dari mesin mobil. Oli adalah salah satu komponen yang sangat vital dan sangat penting. Bila oli lama tidak diganti, bisa mempengaruhi performa mobil, bahkan bila sampai habis bisa berakibat fatal, yaitu piston terbakar dan mobil harus turun mesin.

Patokan Mengganti Oli Mesin Mobil

Patokan Mengganti Oli Mesin Mobil

Patokan Mengganti Oli Mesin Mobil (Sumber Gambar : quality-coaches.com)

Sebetulnya ada sejumlah hal yang dapat menjadi patokan untuk Anda saat akan mengganti oli mesin mobil. Berikut dibawah ini adalah penjelasannya :

Yang pertama, yaitu memeriksa warna oli. Warna dari cairan oli cukup menentukan kapankah harus atau tidaknya oli pada mesin diganti. Artinya, tidak ada salahnya Anda sesering mungkin mengontrol warna dari oli mesin mobil. Apabila warna oli sudah hitam dan juga encer, maka hal tersebut menjadi pertanda oli harus cepat diganti.

Kedua, mesin mobil cenderung terasa kasar. Tanda tersebut bisa menjadi patokan oli mesin mobil harus segera diganti. Anda dapat merasakan kondisi dari mesin saat biasanya setelah mengganti oli mesin. Perbedaannya akan sangat kentara, tidak semulus semula.

Tanda yang ketiga, yaitu memeriksa kartu pengingat pergantian oli. Umumnya bengkel akan memberikan atau memasang kartu jadwal pengingat sesudah ganti oli, hal tersebut dapat dijadikan patokan kapankah waktu ganti oli.

Bengkel biasanya akan menganjurkan oli mesin harus diganti setiap 5.000 km, meskipun memang ada sejumlah mobil baru saat ini yang menganjurkan jarak 10.000 km untuk interval dari pergantian oli mesin.

Keempat, peringatan pada panel dashboard mobil guna mengganti oli. Pada mobil keluaran baru, terdapat tanda peringatan mobil untuk mengganti oli yang berada di dekat kemudi. Tanda tersebut akan menyala jika dirasakan tekanan oli pada mesin mobil rendah. Tanda tersebut cukup serius dan harus diperhatikan, jika diabaikan maka mesin mobil akan mati.

Kelima, memeriksa deepstick pengukur oli mesin. Sebelum memeriksa, pastikan terlebih dulu mesin mobil Anda pada keadaan dingin. Sesudah itu bukalah kap mobil, terdapat bagian tongkat celup yang terhubung pada carter oli. Alat tersebut dipergunakan guna menentukan berapa banyaknya oli yang masih tersedia pada carter oli atau tangki oli. Jika tidak seusai dengan standar sebaiknya segeralah mengisi oli tambahan atau mengganti oli secara keseluruhan.

Patokan Mengganti Oli Mesin Mobil | Rudiyanto | 4.5