Resiko Cuci Steam Pada Anti Karat

Wednesday, May 24th, 2017 - Artikel, Artikel Otomotif

Resiko Cuci Steam Pada Anti Karat – Pemakaian lapisan anti karat di kendaraan khususnya kendaraan roda 4 atau mobil memang sudah banyak diterapkan sejumlah pabrikan otomotif di Indonesia. Namun meski demian, aplikasi dari anti karat juga bisa saja hilang khasiatnya. Salah satu faktor penyebab hilannya keampuhan dari anti karat dikarenakan oleh proses pencucian, terlebih bila menggunakan alat pencuci seperti steam yang terlalu sering.

Resiko Cuci Steam Pada Anti Karat

Resiko Cuci Steam Pada Anti Karat (Sumber Gambar : youtube)

Hal tersebut dikarenakan pencuci steam tersebut mempunyai tekanan air yang sangat kencang. Batu kerikil saja bisa terpental jika tersemprot oleh alat tersebut, terkena badan pun cukup sakit, terlebih lapisan anti karat yang cuma menempel pada besi.

Oleh sebab itu, setebal apapun lapisan anti karat, bila terkena tekanan air dengan daya yang sangat kencang, bisa menipiskan serta mengikis lapisan anti karat.

Bila anti karat tersebut rontok, gejala karat yang pertama kali yakni timbulnya bintik-bintk berwarna kuning. Lain halnya bila perawatan anti karat sudah dilakukan, meskipun terkena air hujan serta melewati banjir, itu tidak akan menjadi masalah.‎

Batasan umur dari pelapis anti karat beda-beda, bisa sampai delapan tahun. cukup penting untuk memakai anti karat karena bila tidak, tentunya body mobil akan lebih cepat berkarat dan hal tersebut bisa merembet ke komponen lainnya yang secara langsung berhubungan seperti pada chasis dan juga kaki-kaki kendaraan.

Resiko Cuci Steam Pada Anti Karat | Rudiyanto | 4.5