Salah Pemahaman Mengenai Memanaskan Mesin

Thursday, December 8th, 2016 - Artikel, Artikel Otomotif

Salah Pemahaman Mengenai Memanaskan Mesin – Pemilik dari sepeda motor umumnya memanaskan tunggangannya tersebut pada pagi hari sebelum beranjak beraktivitas. Sepeda motor dibiarkan menyala sembari pemiliknya bersiap, contohnya memakai sepatu ataupun sarapan.

Salah Pemahaman Mengenai Memanaskan Mesin

Salah Pemahaman Mengenai Memanaskan Mesin (Sumber Gambar : pinterest)

Sayangnya, kebiasaan tersebut ternyata tidaklah tepat. Memanaskan sepeda motor pada waktu tertentu dan dibiarkan merupakan hal yang mubazir. Alasannya, jika hanya dipanaskan atau dibiarkan stationer, aliran oli tidaklah maksimal melumasi komponen mesin yang berada pada posisi atas berapa lama pun waktu pemanasannya.

Cara yang tepat supaya oli terdistribusi dengan menyeluruh adalah dengan cara membuka gas. Jadi ketika mesin dihidupkan, buka gas saja hingga rpm 3.000. Selain dari itu, nyalakan pula lampu jauh sebab saat itu mesin bekerja dengan maksimal.

Apabila diyakini selama ini memanaskan mesin butuh waktu 5 sampai 10 menit, maka dengan cara yang kita bahas ini tidak butuh waktu lama. Jadi poinnya bukanlah dipanaskan ataupun tidak, tapi membuka gas supaya oli terdistribusi apakah tidak. Satu menit pun sudah cukup.

Kesalahpahaman ini merupakan rahasia umum yang selalu orang atau pemilik sepeda motor lakukan dari jaman dahulu sampai sekarang. Namun masih banyak opini dan pendapat yang berbeda mengenai hal ini. Itu tergantung pada semua individu yang sudah memakai sepeda motor dan juga orang yang sudah berpengalaman cukup banyak.

Anda pun tentu akan kebingungan dan sedikit was-was terhadap metode yang sudah diterapkan saat awal menghidupkan sepeda motor. Semuanya tergantung individu masing-masing. Dan untuk lebih meyakinkan lagi, sebaiknya Anda konsultasikan hal ini dengan mekanik yang Anda percaya.

Salah Pemahaman Mengenai Memanaskan Mesin | Rudiyanto | 4.5