Tanda Kerusakan Kiprok Sepeda Motor

Tuesday, November 1st, 2016 - Artikel, Artikel Otomotif

Tanda Kerusakan Kiprok Sepeda Motor – Apabila kiprok rusak, tentu saja alur sistem kelistrikan tidak akan berjalan dengan baik. Sementara itu, pada kendaraan dengan sistem injeksi, kelistrikan mempunyai peran yang sangat vital. Semisal, tanpa adanya pasokan listrik yang baik, injektor bahan bakar yang difungsikan oleh arus listrik tidak dapat bekerja dengan maksimal, serta sepeda motor pun bisa mogok.

4 Tanda Kerusakan Kiprok Sepeda Motor

Tanda Kerusakan Kiprok Sepeda Motor

Tanda Kerusakan Kiprok Sepeda Motor (Sumber Gambar : ridergalau)

Terdapat beberapa situasi atau dampak yang dapat dirasakan pengendara sepeda motor pada saat kiprok mengalami kerusakan. Apabila sudah merasakan tanda-tanda kerusakan kiprok, lebih baik segera melakukan pemeriksaan kendaraan pada bengkel supaya tidak semakin parah kerusakannya dan tidak mogok di jalan. Dibawah ini adalah Tanda Kerusakan Kiprok Sepeda Motor yang umum terjadi.

Pertama, ketika sepeda motor pada kondisi langsam, dilakukan pemeriksaan melalui alat pocket tester digital, tegangan aki malah jadi menurun, dan bukannya bertambah. Normalnya tegangan aki itu sendiri yakni 14,15V.

Kedua, sepeda motor mengalami brebet pada saat dikendarai. Sepeda motor memang masih dapat menyala meskipun kiprok rusak. Akan tetapi, dikarenakan suplai tegangan listrik dari kiprok pada aki tidak sempurna, dampaknya sepeda motor menjadi sering mati maupun brebet.

Ketiga, akan sukar distarter. Hal tersebut dikarenakan pasokan tegangan listrik dari kiprok yang tidak sempurna, makanya aki akan sering mengalami drop, serta akan berdampak kerusakan pada aki. Maka dari itu, sepeda motor akan sukar distarter tangan.

Keempat, lampu pada sepeda motor akan mudah putus pada rpm tinggi. Pada lampu utama akan sangat mudah putus ketika 3.000 rpm lebih. Apabila itu sangat sering terjadi, terdapat indikasi kiprok mengalami kerusakan.

Tanda Kerusakan Kiprok Sepeda Motor | Rudiyanto | 4.5